Rabu, 10 April 2013

UNTUKMU PEMERINTAH JAKARTA, INDONESIA


HERMAN WAINGGAI.

Tidak ada yang tersembunyi dibawah kolong langit ini maupun diatas tanah air Papua Barat makanya kami percaya dengan berbagai pesan politik yang diposted melalui facebook beberapa hari ini jelang aksi 1 Mei 2013 tentu saudara/i di Jakarta maupun ditanah air Papua Barat turut membacanya dan menjadi catatan bersama.

Tidak ada kerinduan lain, hanyalah satu yang pasti seperti biasanya adalah aksi-aksi protest dibawah kordinasi yang selama ini dilakukan atas nama perjuangan rakyat Papua Barat adalah bernafas damai, disiplin dan bertanggung-jawab.

Saudara/i aktifist Papua Barat dididik untuk berkomunikasi secara terbuka dan positif kepada semua aparat setempat entah dalam persiapan ketika menyampaikan surat pemberitahuannya kepada pihak pemerintah Jakarta dalam hal ini kepada pihak aparat TNI POLRI ditanah air Papua Barat ataupun pihak aparat yang hadir dalam jalannya aksi damai sehingga saudara/i aktifist tentu merasa bertanggung-jawab secara baik dan disiplin dalam pengertian bersama.

Bagaimanapun patut diakui bahwa masih terkesan belum ada perubahan yang besar terhadap kehidupan aktifitas politik rakyat Papua Barat selama ini karena masih selalu diperhadapkan dalam nilai-nilai ancaman, teror- intimidasi bahkan terancam DPO akan dibunuh oleh pihak aparat TNI POLRI ketika rakyat Papua Barat berjuang menyampaikan aspirasinya didalam kota secara terbuka, damai selama ini.

Untuk meresponse ini, siapa saja tentu hal ini kita semua tidak ingin hal itu harus terjadi karena aparat TNI POLRI dan rakyat Papua Barat sudah tentu harus bersama-sama menjaga perdamaian ditanah air Papua Barat khususnya pemerintah Jakarta sudah saatnya harus mendewasakan aparat TNI POLRInya dalam penanganan konflik hukum secara adil dan beradab bagi aktifist-aktifist dan rakyat Papua Barat yang terus berjuang dengan damai dan disiplin didalam kota menyuarakan aspirasinya secara demokrasi alanya Papua Melanesia.

Dengan demikian menjelang aksi rakyat Papua Barat 1 Mei mendatang, kiranya aparat TNI POLRIpun tidak harus menciptakan situasi yang tegang, penuh intimidasi atau apa menurut pengertian melanggar hak-hak asasi manusia dan tidak nyaman bagi masyarakat Papua Barat waktu berunjuk rasa aksi protest dilaksanakan. Karena itu sangat diharapkan dari pesan facebook yang terbaca beberapa hari ini setelah dikordinasi dengan saudara/i aktifist Papua Barat bahwa aksi rakyat Papua Barat akan berjalan dengan damai dan bertanggung-jawab dimana semua aktifitasnya sudah pasti memainkan alat musik khas Papua Barat mewarnai jalannya aksi pada hari dimaksud secara damai dan harmonis.

Akhirnya, kamipun percaya, pemerintah Jakarta melalui pesan vertikal horinsontalnya kepada aparat TNI POLRI di tanah Papua Barat kiranya menjamin nilai-nilai kemanusiaan yang diperjuangkan rakyat Papua Barat dan bukan harus mengintimidasi dan atau lakukan tindakan kekerasan lainnya yang akan menjadi rekord kurang simpati dari masyarakat internasional kepada pemerintah Jakarta berkenaan dengan penanganan sejumlah pelanggaran Ham berat yang terjadi selama ini di Papua Barat.

Sementara sharing yang bisa dibagikan menjadi pertimbangan kita semua baik pemerintah Indonesia, rakyat Papua Barat itu sendiri dan masyarakat internasional yang turut peduli dengan situasi tanah air Papua Barat.

Salam Demokrasi Merdeka - Terima K
asih

Rabu, 22 Juli 2009





Dear friends ,
Tahukah anda kalau orang yang kelihatan begitu tegar hatinya, adalah orang
yang sangat lemah dan butuh pertolongan?

Tahukah anda kalau orang yang menghabiskan waktunya untuk melindungi
orang lain adalah justru orang yang sangat butuh seseorang untuk
melindunginya?

Tahukah anda kalau tiga hal yang paling sulit untuk diungkapkan adalah :
Aku cinta kamu, maaf dan tolong aku
Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian warna merah lebih yakin
kepada dirinya sendiri?

Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian kuning adalah orang yang
menikmati kecantikannya sendiri?

Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian hitam adalah orang yang
ingin tidak diperhatikan dan butuh bantuan dan pengertian anda?
Tahukah anda kalau anda menolong seseorang, pertolongan tersebut
dikembalikan dua kali lipat?

Tahukah anda bahwa lebih mudah mengatakan perasaan anda dalam tulisan
dibandingkan mengatakan kepada seseorang secara langsung? Tapi tahukah
anda bahwa hal tsb akan lebih bernilai saat anda mengatakannya dihadapan
orang tsb?

Tahukah anda kalau anda memohon sesuatu dengan keyakinan, keinginan anda
tsb pasti dikabulkan?

Tahukah anda bahwa anda bisa mewujudkan impian anda, spt jatuh cinta,
menjadi kaya, selalu sehat, jika anda memintanya dengan keyakinan, dan
jika anda benar2 tahu, anda akan terkejut dengan apa yang bisa anda
lakukan.

Sabtu, 27 September 2008



UN Merupakan Salah Satu Factor Penghambat

UN Merupakan Salah Satu Factor Penghambat

Mengapa saya katakan bahwa UN(ujian nasional) merupakan salah satu factor penghambat? Sebab kita tahu bahwa UN adalah gerbang terakhir yang harus kita lalui untuk menuju ke- jenjang berikutnya, dan mengapa untuk kita meranjak melalui gerbang terakhir atau kejenjang berikutnya harus melaksanakan UN selama tiga hari?
Saya yakin pasti dibagian kalangan bawah atau kalangan awam yang kan bahwa pemerintah telah melanggar (HAM) hak asasi manusia
Cara-cara seperti ini akan membuat konflik-konflik atau masaltak mengerti betul tentang dilaksanakan UN selama tiga hari inipasti bertanya, “mengapa untuk melaksanakan UN hanya butuh tiga hari demi untuk menentukan mereka apakah mereka berhasil melangkah ke-jenjang yang berikutnya ataukah mereka gagal dalam meranjak atau melangkah kejenjang yang berikutnya, tidakah satuminggu dalam menentukan mereka meranjak ke- tahap atau jenjang berikutnya, sebab UN yang menentukan mereka dalam bergerak dari tahap bawah ketahap atas
Yang menjadi pertanyaan bagi kita semua mengapa pemerintah menambah atau mengikut sertakan mata pelajaran IPA pada UN, sedangkan dengan adanya atau dengan dilaksanakannya mata pelajaran dari: matematika, bahasa Indonesia, bahasa asing atau bahasa inggris. Siswa masi belum mampu untuk menaklukan atau melalui nya untuk dapat melalui gerbang terakhir(UN).
Menurut tanggapan saya kalau dilihat tindakan-tindakan dari pemerintah dalam menentukan dan melaksanakan tugas-tugasnya ini bukanya membuat siswa lolos ketahap yang berikutnya melainkan membuat siswa gagal dalam melanjutkan sekolah ketahap yang berikutnya, dengan demikian tindakan-tindakan dari pemerintah tidak sadar maupun sadar mereka telah menambah jumlah pengangguran.
Masala-masalah yang membuat siswa sering tertekan dalam melaksanakan UN(ujian nasional) adalah nilai-nilai ujian nasional dari tahun ketahun berubah-ubah hingga sekarang pada tahun 2008 nilai kelulusan atau standar kompotesi ujian nasional (SKUN) menjadi 5,25 dike-empat matapelajaran.
Bila tidak dikontrol sistim perubahan-perubahan nilai dari tahun ketahun maka bisa jadi nilai kelulusan pada tahun yang akan datang menjadi (8,) delapan koma, ini sangat mengherankan bagi Negara yang masi berkembang seperti kita, bisa jadi ada tanggapan atau pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari Negara lain terhadap kita entah itu pertanyaan-pertanyaan atau tanggapan yang membuat kita tersinggung ataupun tanggapan yang membangun kita dalam memperbaiki sistim pengaturan-pengaturan yang mungkin salah menurut tanggapan mereka.
Nilai-nilai yang dinaikan atau diubah-ubahkan oleh pemerintah(BNSP) badan standar nasional pendidikan ini tidak memandang atau melihat perkembangan-perkembangan yang terjadi pada siswa dari tahun ketahun, apakah mutu dari pada siswa atau potensi-potensi pada para sisiwa telah semakin bertambah karena dengan adanya kenaikan atau perubahan-perubahan nilai yang dibuat oleh pemerintah dari tahun ketahun? ini perludipikirkan atau diperhatikan.
Jangan karena perkembangan eraglobalisasi membuat sehingga pemerintah menetapkan dan melaksanaka tugas-tugasnya dalam menjalankan UN sesuai dengan eraglobalisasi dan tidak memikirkan tulang- punggung
bangsa yang masi ketinggalan atau dibilang mutu dan potensi masi sangat mini.
Kalau pemerintah terusmengikuti erahglobalisasi dan menetapkang perkembangan erahglobalisasi ini akan membuat dampak negative bagi siswa, siswa takmampu untuk menyamakan atau mengimbangi keadaannya dengan perkembangan eraglobalisasi, sehingga pemerintah yang memaksa agar siswa harus dapat mengimbanginya atau harus mencapainya walaupun dengan cara-cara yang tak kelihatan dapat diungkapah yang terus terjadi dalam kehidupan kita entah itu masalah-masalah tentang jumlah pengangguran yang semakin banyak, pencurian, ataupun hal-hal criminal yang lainya, bisa jadi ini dikarenakan karena tidak berhasil melanjutkan sekolah ketahap yang atas karena malu mengulang kelas, sehingga banyaklah pengangguran yang terjadi, ujung-ujungnya pasti merepotkan pemerintah
penulis : siswa (sma kap)
otniel tipagau

Label:

Rabu, 24 September 2008

Kkata - kata Mutiara (English dan Bahasa Indonesia) :


Kata - kata Mutiara (English dan Bahasa Indonesia) :

Smile is the shortest distance between two people.
Senyum adalah jarak yang terdekat antara dua manusia .

Real power does not hit hard , but straight to the point.
Kekuatan yang sesungguhnya tidak memukul dengan keras , tetapi tepat sasaran

You have to endure caterpillars if you want to see butterflies. (Antoine De Saint)
Anda harus tahan terhadap ulat jika ingin dapat melihat kupu-kupu. (Antoine De Saint)

Only the man who is in the truth is a free man.
Hanya orang yang berada dalam kebenaranlah orang yang bebas.

Every dark light is followed by a light morning.
Malam yang gelap selalu diikuti pagi yang tenang.

Laughing is healthy, especially if you laugh about yourself.
Tertawa itu sehat, lebih-lebih jika mentertawakan diri sendiri.

The danger of small mistakes is that those mistakes are not always small.
Bahayanya kesalahan-kesalahan kecil adalah bahwa kesalahan-kesalahan itu tidak selalu kecil.
Kesalahan kecil bisa mengakibatkan kesalahan yang lebih besar. Bersamaan dengan kesalahan itu, persoalannya bisa menjadi besar pula. Maka kesalahan kecil pun harus segera dibetulkan.

To be silent is the biggest art in a conversation.
Sikap diam adalah seni yang terhebat dalam suatu pembicaraan.

The worst in the business world is the situation of no decision. (Napoleon).
Yang terparah dalam dunia usaha adalah keadaan tidak ada keputusan. (Napoleon).

Dig a well before you become thirsty.
Galilah sumur sebelum Anda merasa haus.

Good manners consist of small sacrifices.
Sopan – santun yang baik yang terdiri dari pengorbanan –pengorbanan kecil.

IDEAS ARE ONLY SEEDS, TO PICK THE CROPS NEEDS PERSPIRATION.
GAGASAN-GAGASAN HANYALAH BIBIT, MENUAI HASILNYA MEMBUTUHKAN KERINGAT.

LAZINESS MAKES A MAN SO SLOW THAT POV ERTY SOON OVERTAKE HIM.
KEMALASAN MEMBUAT SESEORANG BEGITU LAMBAN SEHINGGA KEMISKINAN SEGERA MENYUSUL.

THOSE WHO ARE ABLE TO CONTROL THEIR RAGE CAN CONQUER THEIR MOST SERIOUS ENEMY.
SIAPA YANG DAPAT MENAHAN MARAHNYA MAMPU MENGALAHKAN MUSUHNYA YANG PALING BERBAHAYA.

KNOWLEDGE AND SKILLS ARE TOOLS, THE WORKMAN IS CHARACTER.
PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ADALAH ALAT, YANG MENENTUKAN SUKSES ADALAH TABIAT.

A HEALTHY MAN HAS A HUNDRED WISHES, A SICK MAN HAS ONLY ONE.
ORANG YANG SEHAT MEMPUNYAI SERATUS KEINGINAN, ORANG YANG SAKIT HANYA PUNYA SATU KEINGINAN

A MEDICAL DOCTOR MAKES ONE HEALTHY, THE NATURE CREATES THE HEALTH. (Aristoteles)
SEORANG DOKTER MENYEMBUHKAN, DAN ALAM YANG MENCIPTAKAN KESEHATAN. (Aristoteles)

THE MAN WHO SAYS HE NEVER HAS TIME IS THE LAZIEST MAN.(Lichtenberg)
ORANG YANG MENGATAKAN TIDAK PUNYA WAKTU ADALAH ORANG YANG PEMALAS.(Lichterberg)

POLITENESS IS THE OIL WHICH REDUCES THE FRICTION AGAINST EACH OTHER. (Demokritus).
SOPAN-SANTU ADALAH IBARAT MINYAK YANG MENGURANGI GESEKAN SATU DENGAN YANG LAIN. (Demokritus).

A DROP OF INK CAN MOVE A MILLION PEOPLE TO THINK.
SETETES TINTA BISA MENGGERAKAN SEJUTA MANUSIA UNTUK BERFIKIR.

WE CAN TAKE FROM OUR LIFE UP TO WHAT WE PUT TO IT.
APA YANG BISA KITA DAPAT DARI KEHIDUPAN KITA TERGANTUNG DARI APA YANG KITA MASUKKAN KE SITU.

REAL POWER DOES NOT HIT HARD, BUT STRAIGHT TO THE POINT.
KEKUATAN YANG SESUNGGUHNYA TIDAK MEMUKUL DENGAN KERAS, TETAPI TEPAT SASARAN

IF YOU LEAVE EVERYTHING TO YOUR GOOD LUCK, THEN YOU MAKE YOUR LIFE A LOTTERY.
JIKA ANDA MENGANTUNGKAN DIRI PADA KEBERUNTUNGAN SAJA, ANDA MEMBUAT HIDUP ANDA SEPERTI LOTERE.

REAL POWER DOES NOT HIT HARD, BUT STRAIGHT TO THE POINT.
KEKUATAN YANG SESUNGGUHNYA TIDAK MEMUKUL DENGAN KERAS, TETAPI TEPAT SASARAN.

BEING CAREFUL IN JUDGING AN OPINION IS A SIGN OF WISDOM.
KEHATI-HATIAN DALAM MENILAI PENDAPAT ORANG ADALAH CIRI KEMATANGAN JIWA.

YOU RECOGNIZE BIRDS FROM THEIR SINGGING, YOU DO PEOPLE FROM THEIR TALKS.
BURUNG DIKENAL DARI NYANYIANNYA, MANUSIA DARI KATA-KATANYA.

ONE OUNCE OF PREVENT IS EQUAL TO ONE POUND OF MEDICINE.
SATU ONS PENCEGAHAN SAMA NILAINYA DENGAN SATU PON OBAT

Posted by safruddin in Kata2 Mutiara.
trackback

Label:

profil otniel


nama:otniel tipagau
ttl:nabire 12/10/1992
sekolah:sma kristen anak panah
hobi:bermain bola kaki
alamat:jl x.bobo,nabire
no tlp:(0984)23444

Label:

Selasa, 23 September 2008

biografi Giorgio Napolitano


Giorgio Napolitano
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Giorgio Napolitano
Giorgio Napolitano
Presiden Republik Italia ke-11
Masa jabatan
15 Mei 2006 – Sekarang
Pendahulu Carlo Azeglio Ciampi
Pengganti Sedang Menjabat
Lahir 29 Juni 1925 (umur 83)
Napoli, Italia
Partai politik Demokrat Kiri
Suami/Istri Clio Maria Bittoni
Profesi Politikus

Giorgio Napolitano (lahir 29 Juni 1925 di Napoli), adalah politikus dan senator seumur hidup Italia serta Presiden Republik Italia saat ini. Ia terpilih lewat pemilu yang dilaksanakan pada 10 Mei 2006 dan memulai jabatannya sejak dilantik pada 15 Mei.
Pada 1942, dalam usia 17 tahun, Napolitano masik ke Universitas Napoli Federico II. Ia menjadi anggota organisasi GUF (Gruppo Universitario Fascista, Kelompok Fasis Universitas) setempat, organisasi mahasiswa Fasis. Di sana ia menemukan sejumlah mahasiswa lain yang sama-sama menganut pandangannya yang negatif terhadap rezim yang berkuasa. Seperti yang ditulisnya, kelompok ini, "pada kenyataannya adalah sebuah ladang persemaian sejati dari energi intelektual anti fasis yang menyamar dan agak ditoleransi".[1] Ia belakangan mendirikan sebuah kelompok komunis yang anti fasis, yang, setelah gencatan senjata, ikut serta dalam beberapa gerakan perlawanan terhadap Nazi dan pasukan-pasukan pro Mussolini.[2]

Pada 1945, setelah berakhirnya Perang Dunia II, Napolitano bergabung dengan Partai Komunis Italia (Partito Comunista Italiano, atau PCI). Pada 1947 ia lulus dari sekolah hukum. Ia pertama-tama terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan pada 1953. Setelah itu, ia terpilih ke dalam Komite Nasional partai, dan memikul tanggung jawab untuk Komisi untuk Italia Selatan pada 1956.

Pada tahun itu, terjadilah Revolusi Hongaria yang kemudian ditindas oleh Uni Soviet. Pimpinan Partai Komunis Italia menganggap pemberontakan itu kontra-revolusi (l'Unità, koran resmi PCI, menyebut mereka sebagai "bajingan-bajingan" dan "Agen-agen provokasi") dan Napolitano mengikuti garis partai. Bertahun-tahun kemudian, ia berulang kali menyatakan telah meninggalkan sikapnya, dan hal itu sebagian disebabkan oleh keprihatinan tentang kesatuan partai dan terutama terhadap "konsep bahwa peranan dan aksi PCI tidak terpisahkan dari 'lapangan sosialis' yang dipimpin oleh Uni Soviet, lapangan yang dengan sendirinya harus dibiarkan tidak tesentuh oleh front 'imperialis'". Dalam otobiografi politiknya Dal PCI al socialismo europeo ("Dari Partai Komunis Italia menuju Sosialisme Eropa"),[1] Napolitano mengingat pembenarannya atas campur tangan Soviet sebagai "siksaan otokritis yang mendukakannya."

Keputusan pada 1956 menciptakan perpecahan dalam PCI. CGIL, serikat perdagangan Italia yang paling penting, yang saat itu didominiasi oleh kaum komunis, menolak pandangan pimpinan dan mengklaim bahwa revolusi Hongaria dapat dibenarkan. Banyak orang di serikat datang yang berpendapat bahwa "Jalan Italia menuju sosialisme" harus didasarkan pada demokrasi. Pandangan-pandagan mereka di partai didukung oleh Giorgio Amendola.

Dekat dengan sayap partai yang dipimpin oleh Amendola, pelan-pelan Napolitano menjadi salah satu pemimpin yang paling berpengaruh dari PCI. Karena sering terlihat bersama-sama, Giorgio Amendola dan Giorgio Napolitano sering dengan bercanda disebut Giorgio ’o chiatto and Giorgio ’o sicco (bahasa Napoli masing-masing untuk "Giorgio si gemuk" dan "Giorgio si kurus"), oleh teman-teman mereka. Napolitano kemudian menjadi sekretaris federasi di Napoli dan Caserta dan belakangan, antara 1966 dan 1969, ia menjadi koordinator kantor sekretaris dan kantor politik. Pada 1970-an dan 1980-an ia bertanggung jawab mula-mula untuk bidang kebudayaan dan belakangan untuk kebijakan ekonomi serta hubungan internasional partai.

Gagasan-gagasan politiknya agak moderat dalam konteks PCI: malah ia menjadi pemimpin dari apa yang disebut "sayap melioris" (corrente migliorista) dari partai itu, yang anggota-anggotanya antara lain adalah Gerardo Chiaromonte dan Emanuele Macaluso. Istilah migliorista (dari migliore, bahasa Italia untuk "lebih baik") diciptakan dengan maksud sedikit mengejek.

Pada pertengahan tahun 1970-an, Napolitano diundang oleh Institut Teknologi Massachusetts untuk memberikan kuliah, tapi duta besar Amerika Serikat untuk Italia, John A. Volpe, menolak untuk memberikan kepadanya visa dengan alasan ia anggota Partai Komunis. Antara 1977 dan 1981 Napolitano melakukan sejumlah pertemuan rahasia dengan duta besar AS Richard Gardner, ketika PCI sedang berusaha berhubungan dengan pemerintah AS, dalam rangka memutuskan hubungannya dengan Partai Komunis Uni Soviet dan permulaan erokomunisme, berupaya mengembangkan teori dan praktik yang lebih cocok untuk negara-negara demokratis di Eropa Barat. Pada 2006, ketika Napolitano terpilih menjadi Presiden Republik Italia, Gardner menyatakan kepada Berita TV AP bahwa ia menganggap Napolitano "seorang negarawan yang sejati", "orang yang sungguh-sungguh percaya akan demokrasi" dan "seorang sahabat Amerika Serikat [yang] akan menjalankan tugasnya dengan adil dan tidak memihak".[3] Berkat peranan ini dan sebagian karena jasa baik Giulio Andreotti, pada tahun 1980-an Napolitano dapat berkunjung ke Amerika Serikat dan menyampaikan kuliah di Aspen, Colorado dan di Universitas Harvard. Sejak itu ia sudah berkunjung dan memberikan kuliah beberapa kali di AS.

Setelah Partai Komunis Italia dibubarkan pada 1991, Napolitano bergabung dengan Partai Demokratis Kiri, belakangan Demokrat Kiri (Democratici di Sinistra, atau DS). Berturut-turut ia menjabat sebagai Presiden Dewan Perwakilan (1992–1994) dan antara 1996 dan 1998 ia menjabat sebagai bekas Komunis pertama yang menjadi Menteri Dalam Negeri, peranan yang biasanya dipegang oleh Kristen Demokrat. Ia juga menajbat sebagai Anggota Parlemen Eropa dari 1999 hingga 2004. Pada Oktober 2005, ia diangkat menjadi senator seumur hidup, dan karenanya menjadi orang terakhir yang diangkat oleh Presiden Italia Carlo Azeglio Ciampi.

Pemilihan menjadi presiden (2006)

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pemilu kepresidenan Italia, 2006

Pada 2006, namanya sering disebut-sebut untuk jabatan Presiden Republik Italia. Napolitano adalah usul kedua dari koalisi mayoritas kiri-tengah, Uni, sebagai ganti Massimo D'Alema, setelah kemungkinan suara bersama untuk D'Alema ditolak oleh para pemimpin koalisi kanan-tengah Wisma Kemerdekaan. Meskipun Napolitano mula-mula kelihatan sebagai calon yang dapat disetujui oleh Wisma Kemerdekaan, usul ini ditolak sama seperti usul untuk D'Alema.

Koalisi mayoritas kiri-tengah, pada 7 Mei 2006, secara resmi mendukung Giorgio Napolitano sebagai kandidtat mereka dalam pemilihan khusus yang dimulai pada 8 Mei. Vatikan mendukungnya sebagai Presiden melalui surat kabar resminya, L'Osservatore Romano, persis setelah Uni mengumumkan namanya sebagai calon mereka. Demikian pula Marco Follini, bekas sekretaris UDC, partai Kristen yang cenderung kanan, anggota Wisma Kemerdekaan.

Napolitano terpilih pada 10 Mei 2006 pada putaran pemilihan keempat—putaran pertama yang membutuhkan mayoritas mutlak saja, berbeda dengan tiga putaran sebelumnya yang membutuhkan dua pertiga suara—dengan 543 suara (dari kemungkinan 1009). Ia adalah orang pertama bekas komunis yang menjadi Presiden Italia. Sebagai calon Presiden Republik Italia ia digambarkan oleh para anggota Uni dan Wisma Kemerdekaan (yang memberikan suara kosong) setelah pemilihannya. Namun sejumlah surat kabar sayap kanan Italia, seperti misalnya il Giornale, mengungkapkan keprihatinan terhadap masa lalunya sebagai seorang komunis.[4]

Aneka rupa

* Pada masa mudanya, Napolitano pernah menjadi aktor teater. Ia bermain dalam sebuah komedi karya Salvatore Di Giacomo dan sebagai aktor utama dalam Viaggio a Cardiff karya William Butler Yeats. Keduanya dipentaskan di Teatro Mercadante di Napoli. Ia belakangan membandingkan dirinya dengan Joyce dan Eliot.

* Ia telah sering dikutip sebagai pengarang sebuah kumpulan soneta dalam bahasa Napoli, yang diterbitkan dengan nama samaran Tommaso Pignatelli. Ia menyangkal hal ini pada 1997 dan, sekali lagi, pada kesempatan pemilihan kepresidenannya, ketika stafnya mendefinisikan gelarnya sebagai seorang "legenda jurnalistik".[5]

* Ia dijuluki "Re Umberto" (artinya, "Raja Umberto") karena tubuhnya mirip dengan Umberto II dari Italia dan karena gayanya yang hati-hati. Julukannya yang lain adalah "Il principe rosso" ("Pangeran merah"), dan "merah" di sini merujuk kepada komunisme.

* Ia adalah sahabat matematikawan dari Napoli, Renato Caccioppoli.

Label:

Sabtu, 20 September 2008

Biografi abdulah gul


Biografi abdulah gul

Abdullah Gül dilahirkan di Kayseri dari keluarga Ahmet Hamdi dan Adviye. Ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang konservatif. Gül belajar ekonomi di Universitas Istanbul dan menyusun disertasinya di sana. Pada pendidikan pasca-sarjananya, ia belajar selama dua tahun di London dan Exeter. Setelah itu ia mengembangkan karier akademik dan bekerja di perguruan tinggi di Adapazarı, bekerja sama dalam membangun fakultas teknik industri dan mengajar mata kuliah manajemen di Universitas Sakarya. Antara 1983 dan 1991, ia bekerja di Bank Pembangunan Islam (IDB). Pada 1991, Gül menjadi dosen dalam mata kuliah manajemen internasional.

Gül berkenalan dengan politik sayap kanan di masa SMA-nya. Saat duduk di universitas, ia menjadi anggota nasionalis-Islamis-Millî Türk Talebe Birliği (Perhimpunan Mahasiswa Nasional Turki) mengikuti Büyük Doğu (Timur Agung) Necip Fazıl saat ini. Ia terpilih sebagai anggota parlemen Turki untuk Refah Partisi (RP, "Partai Kesejahteraan") dari Kayseri pada 1991 dan 1995. Pada 1999, ia mempertahankan krusinay sebagai anggota Fazilet Partisi (FP, " Partai Kebajikan"), pengganti Refah Partisi. Ia adalah salah satu pendiri Adalet ve Kalkınma Partisi (AK Parti, "Partai Keadilan dan Pembangunan). Ia terpilih lagi untuk mewakili Kayseri pada 2002.

Gül dianggap kurang mampu berperan sebagai Perdana Menteri, khususnya dalam perundingan-perundingan dengan Amerika Serikat menyangkut partisipasi Turki dalam perang Irak. Namun, ia segera membuktikan kemampuannya sebagai menteri luar negeri, dan menjadi pemain utama bukan saja dalam upaya Turki untuk mendapatkan tanggal untuk bergabung dengan Uni Eropa, tetapi juga dalam upaya untuk memperbaiki hubungan dengan Suriah dan mempertahankan hubungannya dengan negara-negara berbahasa Turkik di Asia Tengah dan Kaukasus.

Pada 6 Februari 2007, Gül terbang ke Amerika Serikat untuk berjumpa dengan Condoleezza Rice dan Presiden George W. Bush untuk membujuk agar sebuah rancangan undang-undang tidak sampai ke Dewan Perwakilan AS; RUU ini akan mengakui kematian orang-orang Armenia pada 1915 sebagai Genosida Armenia. RUU ini diduga akan lolos bila berhasil tiba di Dewan Perwakilan AS pada bulan Maret. Presiden Bush setuju untuk mempersulit diloloskannya RUU itu.

Pada 21 Agustus 1980, Abdullah Gül menikah dengan Hayrünnisa Özyurt (lahir 1965) dan pasangan itu mempunyai tiga orang anak, dua orang anak laki-laki yang bernama Mehmet Emre dan Ahmet Münir, dan seorang anak perempuan bernama Kübra. Abdullah Gül adalah penggemar klub sepak bola Beşiktaş J.K.. [2]

[sunting] Kandidat presiden
Abdullah Gül bersama Penasihat Keamanan Nasional AS Condoleezza Rice saat berkunjung ke Gedung Putih, Juli 2003
Abdullah Gül bersama Penasihat Keamanan Nasional AS Condoleezza Rice saat berkunjung ke Gedung Putih, Juli 2003

Erdoğan mengumumkan pada 24 April 2007 bahwa Gül akan menjadi kandidat Partai Keadilan dan Pembangunan dalam pemilu presiden 2007. Sebelumnya telah muncul spekulasi bahwa Erdoğan sendiri yang akan menjadi kandidat Partai tersebut, dan hal ini telah memicu perlawanan keras dari kaum sekularis.[3][4] Gül mengatakan bahwa "presiden harus setia kepada prinsip-prinsip sekular", dan menjamin bahwa, bila terpilih, ia akan "bertindak sesuai dengan hal itu". Gül akhirnya menjadi presiden ke-11 Turki setelah terpilih pada 28 Agustus 2007.[4][1]

Label: